
SOREANG, (PRLM).- Ratusan pedagang panik mengamankan barang dagangannya saat terjadi kebakaran di Pasar Banjaran, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Senin (21/9) malam. Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.30 WIB.
Menurut Kepala Regu piket UPTD Pasar Banjaran Saepuloh, titik api berasal dari jongko perabotan rumah tangga milik H. Olih di lokasi 1. "Api tidak terlihat karena tertutup oleh "rolling door", hanya ada asap yang keluar. Ketika dibuka di dalam jongko sudah ada api," kata Saepuloh saat ditemui di lokasi kebakaran.
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bandung bersama warga sekitar, dan pedagang sempat memadamkan titik api. "Selang waktu sepuluh menit titik api baru muncul dari jongko sebelahnya. Titik api terus membesar," ucapnya menjelaskan.
Kepala UPTD Pasar Banjaran Dedi Junaedi menjelaskan, jumlah jongko di lokasi 1 sebanyak 230 jongko, dan 132 lapak meja.
"Sementara penyebab kebakaran diduga dari hubungan pendek arus listrik. Jumlah jongko yang terbakar belum bisa dipastikan karena masih dilakukan pendinginan oleh pemadam untuk memastikan api sudah padam," ujar Dedi.
Proses pemadaman, tambah Dedi, sempat terganggu karena pedagang di bagian depan panik dan menghadang petugas pemadam sehingga air terbuang sia-sia. Namun akhirnya api dapat dipadamkan sekitar pukul 23.40 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Jumlah kerugian belum bisa dipastikan, masih dalam proses penaksiran. (A-191/A-147)***
Comments :
0 komentar to “Pasar Banjaran Terbakar, Pedagang Panik”
Posting Komentar