Kutawaringin Kawasan Olahraga Terpadu


Headline

Jl. Raya Soreang-Cipatik KM. 5,8
Email: kutawaringin@gmail.com
Phone/Fax: +62 22 85873789

Kutawaringin

16 September 2009

Perhutani Benahi Objek Wisata di Rancabali

SOREANG, (PR).-
Sejumlah tempat wisata di Kec. Rancabali, Kab. Bandung, siap menerima lonjakan pengunjung yang akan memanfaatkan libur Lebaran. Untuk meningkatkan kenyamanan bagi para pengunjung, jalan rusak sepanjang empat kilometer menuju lokasi-lokasi wisata diperbaiki dengan total anggaran sekitar Rp 900 juta.

General Manager (GM) Agroforestri Ekowisata dan Jasa Lingkungan (AEJ) Perum Perhutani Unit III Divisi Regional (Divre) Jabar Banten, Taufiek Judiono Dwi Rahardjo, di sela-sela kunjungan kerjanya ke kawasan wisata Kawah Putih, Kec. Rancabali, Kab. Bandung, Sabtu (12/9) mengatakan, dana sebesar itu digunakan untuk memperluas tempat parkir, pengadaan toilet umum, dan perbaikan jalan, terutama ruas jalan yang terletak pada daerah bottle neck.

Pada libur Lebaran tahun ini, Taufiek menargetkan angka kenaikan jumlah pengunjung hingga dua kali lipat. "Biasanya pada akhir pekan jumlah pengunjung yang datang sekitar 20.000 orang per hari. Jadi, kalau untuk libur Idulfitri diharapkan bisa mencapai 50.000 orang per hari," ucap Taufiek.

Kawah Putih, kata Taufiek, masih menjadi primadona pariwisata di Kab. Bandung. "Lokasi wisata Kawah Putih masih diperkirakan akan mengundang jumlah pengunjung paling banyak," kata Taufiek.

Sementara objek-objek wisata lainnya seperti Bumi Perkemahan Rancaupas, Kolam Pemandian Air Panas Cibolang, Kolam Pemandian Cimanggu, Situ Patengan, dan Taman Rekreasi Gunung Patuha, menurut Taufiek, akan menjadi lokasi alternatif setelah pengunjung menikmati pemandangan Kawah Putih.

Dalam lima tahun terakhir, jumlah pengunjung yang datang ke objek-objek wisata tersebut, terutama ke kawasan Kawah Putih, mengalami kenaikan sekitar tujuh belas persen per tahun.

"Tahun lalu banyak pengunjung yang mengeluhkan kondisi jalan yang rusak di dalam area objek wisata. Kondisi jalan yang rusak tersebut kemudian menimbulkan kemacetan lalu lintas kendaraan pengunjung hingga keluar lokasi objek wisata. Kondisi seperti itu dimanfaatkan oleh para calo tiket. Oleh karena itu, sekarang kami sedang mengejar target penyelesaian perbaikan jalan sebelum Lebaran," kata Taufiek.

Tak terkena dampak

Mengenai dampak gempa berkekuatan 7,3 skala Richter yang mengakibatkan sebanyak 41.675 rumah di Kab. Bandung rusak yang terjadi beberapa waktu lalu, Taufiek mengatakan, tidak ada kerusakan di kawasan wisata Rancabali. "Mungkin karena bangunan kita terbuat dari kayu, jadi tidak mengalami kerusakan," ujar Taufik.

Selain itu, tidak ada kerusakan yang terjadi secara alamiah. "Sudah kita pantau, tidak ada keretakan atau kerusakan alam akibat gempa" ujarnya. Ia juga mengatakan, tidak ada kegiatan yang terhenti akibat gempa. "Sehari setelah gempa terjadi, kawasan wisata Rancabali juga sudah mulai beroperasi," ucapnya. (A-175)***

Comments :

0 komentar to “Perhutani Benahi Objek Wisata di Rancabali”

Posting Komentar

Pengikut

Sponsor

 

Copyright © 2009 by Kecamatan Kutawaringin Powered By Blogger Design by ET